Poskolonialisme
Poskolonialisme adalah fenomena pascakolonial yang berdampak pada aspek sosial budaya negara terjajah dari negara penjajah. Poskolonial umumnya dilakukan oleh bangsa Eropa. Bukan hanya dunia Timur khususnya benua Asia yang mendapat pengaruh poskolonial, melainkan bangsa atau negara apa pun yang pernah dijajah merupakan objek poskolonial. Poskolonial erat kaitannya dengan orientalisme (pemahaman bangsa Eropa terhadap dunia Timur), hegemoni Barat, dan inferioritas dunia Timur (kerendahdirian).
Poskolonialisme di Indonesia bisa dilihat sejak pascakemerdekaan dan karya tulis atau sastra yang berkaitan dengan penjajahan. Pengaruhnya yaitu inferioritas seperti perbudakan masih membekas sampai sekarang dalam benak bangsa Indonesia, mengapa bisa demikian? karena dampak poskolonial salah satunya memberikan pengaruh psikis atau bawah sadar bangsa terjajah. Selain dampak negatifnya, dampak positif poskolonial ialah difusi dan akulturasi budaya negara penjajah dengan negara terjajah. Tata letak meja guru di hadapan meja siswa merupakan bentuk difusi budaya Eropa dalam aspek pendidikan yang masih diterapkan sampai sekarang dalam pendidikan formal di Indonesia. Dampak poskolonial terjadi secara disadari atau tidak disadari oleh masyarakat.
Jika mengaitkan dengan karya sastra, maka poskolonialisme bisa dikaji fenomenanya melalui implementasi peristiwa di dalam karya sastra seperti dalam puisi, cerpen, atau novel. Karya sastra tersebut bernarasikan ketimpangan, perbedaan, dekolonisasi atau hal-hal yang kontra sehingga kontras sosial budayanya terlihat.
Komentar
Posting Komentar